Malang, 20 Agustus 2026 — Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) perdana bagi mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, Kamis-Jumat (20–21/8/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi FUSI sebagai fakultas yang masih baru sekaligus menjadi langkah awal dalam membangun budaya akademik dan kemahasiswaan di lingkungan fakultas.
Sebanyak 203 mahasiswa baru mengikuti rangkaian PBAK FUSI 2026. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas dan program studi, di antaranya Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam Prof. Dr. Hj. Erfaniah Zuriah, M.H., Wakil Dekan Dr. Jamilah, M.A., Ketua Program Studi, serta Sekretaris Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) dan Ilmu Hadis (ILHA).

Sebagai fakultas yang masih berada dalam tahap awal membangun identitas dan tradisi akademiknya, pelaksanaan PBAK perdana memiliki makna tersendiri bagi FUSI. Kegiatan ini bukan hanya menjadi sarana penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga menjadi salah satu langkah awal dalam memperkenalkan wajah Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam kepada mahasiswa yang nantinya akan menjadi bagian dari perjalanan perkembangannya.
PBAK FUSI 2026 mengusung jargon “LEXORA 2026: With New Spirit, Push the Limit to the Unlimited.” Jargon tersebut membawa semangat untuk memulai perjalanan baru dengan energi dan keberanian dalam mengembangkan potensi. Melalui semangat tersebut, mahasiswa baru diajak untuk tidak berhenti pada batas kemampuan yang dimiliki, tetapi terus belajar, berkembang, dan berani mengeksplorasi berbagai peluang selama menjalani kehidupan akademik di perguruan tinggi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Pelaksana PBAK FUSI 2026, Ketua HMPS, dan diakhiri dengan sambutan Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam, Prof. Dr. Hj. Erfaniah Zuriah, M.H. Kehadiran jajaran pimpinan fakultas dalam PBAK perdana menjadi bagian dari penyambutan sekaligus pengenalan awal bagi mahasiswa baru terhadap lingkungan akademik yang akan menjadi ruang belajar dan berkembang mereka selama menempuh pendidikan di FUSI.
Berbagai materi pembekalan sengaja diberikan untuk membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan kehidupan perguruan tinggi. Materi yang disampaikan mencakup kefakultasan, pencegahan kekerasan seksual, character building, pengenalan unit-unit di fakultas, serta pengenalan organisasi mahasiswa (ormawa).
Materi kefakultasan menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam beserta kehidupan akademik di dalamnya. Sementara itu, pembekalan mengenai pencegahan kekerasan seksual menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran bersama mengenai pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
Melalui materi character building, mahasiswa baru juga dibekali dengan nilai-nilai yang mendukung pembentukan karakter selama menjalani kehidupan sebagai mahasiswa. Adapun pengenalan organisasi mahasiswa membuka wawasan mahasiswa mengenai berbagai ruang pengembangan diri yang dapat dimanfaatkan untuk mengasah kemampuan kepemimpinan, minat, bakat, serta kemampuan berorganisasi.
Tidak hanya diisi dengan pembekalan akademik dan kemahasiswaan, PBAK FUSI 2026 juga menghadirkan Parade Duta sebagai salah satu rangkaian kegiatan. Kehadiran Parade Duta memberikan warna tersendiri dalam pelaksanaan PBAK sekaligus menjadi bagian dari rangkaian pengenalan potensi dan representasi mahasiswa di lingkungan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam.
Rangkaian PBAK tersebut dapat terlaksana melalui kerja sama dan kolaborasi seluruh panitia PBAK FUSI 2026. Sebagai penyelenggaraan PBAK pertama di lingkungan fakultas yang masih relatif baru, kepanitiaan tidak hanya menjalankan rangkaian teknis kegiatan, tetapi juga turut menjadi bagian dari proses awal dalam membangun sistem, koordinasi, serta tradisi kemahasiswaan di FUSI.
Bagi Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam, PBAK perdana ini diharapkan menjadi titik awal tumbuhnya budaya akademik dan kemahasiswaan yang positif. Sementara bagi 203 mahasiswa baru, kegiatan ini menjadi pintu pertama untuk mengenal lingkungan fakultas, membangun relasi, mengembangkan potensi, dan memulai perjalanan sebagai bagian dari keluarga besar FUSI.
Dengan semangat “With New Spirit, Push the Limit to the Unlimited,” PBAK FUSI 2026 menjadi awal dari perjalanan baru yang tidak hanya dijalani oleh mahasiswa baru, tetapi juga menjadi bagian dari sejarah awal Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam. Semangat untuk terus berkembang dan melampaui batas diharapkan dapat menjadi bekal bagi seluruh mahasiswa dalam memberikan warna dan kontribusi bagi perjalanan FUSI ke depan.